Minggu, 27 Februari 2011

RESENSI NOVEL SANG PEMIMPI: MOZAIK MOZAIK MIMPI

MOZAIK MOZAIK MIMPI
oleh : Siti Haifa Octaviarini



Buku kedua dari tetralogi Laskar pelangi “Sang Pemimpi” novel yang muncul dalam pesimistik parah kehidupan pendidikan di Indonesia. Tema cerita sederhana yang terbungkus kalimat penuh makna karya novelis muda tanpa turunan bakat seni yang tiba-tiba mengeluarkan novel tetralogi best seller, Andrea Hirata. Anak perantauan dari pulat timah Belitung yang berhasil menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Indonesia dan S2nya di Sheffield Hallam University, Inggris.

Berawal dengan mozaik kocak kenakalan bocah dengan gaya pemaparan dan pilihan kata spontan, badung, unik namun realistis yang mengusung pahit getir kehidupan yang dialami sang penulis memperjuangkan mimpi besarnya. Berbicara tentang kemiskinan, keterbatasan dan tragedy kepedihan, ironi, ketololan namun syarat akan kebijaksanaan, kejenakaan, dan kecerdasan intelektual. Keterpurukan yang berujung kemenangan dan cinta. Rangkaian kata yang diaduk dengan ramuan adegan sehingga membuat kita menarik spontan kedua pipi, Cerita yang dituangkan tidak dalam alur yang kokoh melainkan kepingan-kepingan kecil layaknya puzzle yang bila disatukan membentuk maha karya agung dari seorang Andrea Hirata.
Cerita tentang prajurit mimpi di tanah Belitong, kehidupan anak melayu pedalaman yang menggunakan kesengsaraan dan merajut semua impiannya dalam satu statement ambisius
“ingin bersekolah di Sarbonne menjelajahi Eropa sampai Afrika”
. Jalinan kisah yang dibangun apik membius kita mengenal tanah Belitong yang terbalut aura keteguhan dalam sosok Arai. Mempercayai bahwa
“orang miskin seperti kita, tidak akan hidup tanpa mimpi”
sehingga optimism bahwa Tuhan Maha Berkehendak. Sosok imbron yang lemah, lugu, unik, setia kawan dan terobsesi dengan kuda dan Ikal, tokoh sentral yang manusiawi, pemberi pencerahan kdan peduli epada sahabat-sahabatnya.
Suatu mozaik kocak ketika Ikal membuat untaian kata mutiara sebagai pengobar semangat dala kutipan “semua mata memandangku melecehkan, tak pernah Pak Balia meminta dua kali. Memalukan! Aku gemetar karena tak siap. Tapi aku tetap harus berdiri. Tak mungkin menghianati euphoria kelas ini dan pada detik menentukan aku senang sekali, eureka! Sebab aku teringat akan ucapan seniman besar favoritku. Akan ku kutip salah satu syairnya. Aku berdiri tegak-tegak, berteriak. Masa muda masa yang berapi-api! Haji Rhoma Irama (Halaman 77)” sungguh kata-kata ringan yang tak terbayangkan.

Novel pemberi inspirasi bagi orang-orang yang mengalami krisis optimism dan degradasi mental. Novel dengan perpaduan unsur budaya, social, agama, dan sastra. Kolerasi ekonomi nelayan yang berinteraksi dengan ekonomi pengusaha, akulturasi budaya melayu pedalaman dengan tionghoa Cina Kek, nilai moral islami berinteraksi hangat dengan nilai modern. Novel yang mengajak kita merenung akan kebesaran sang Khalik dalam menciptakan skenario hidup yang memesona tersirat dalam mozaik “Tuhan tahu tapi menunggu”. Nove pembangun jiwa dan pembangkit potensi bagi kalangan generasi muda ditengah persimpangan jalan menggapai cita dan mimpi. Meskipun sedikit tak ada korelasi signifikan antara laskar pelangi dan sang pempimpi, tetaplah novel ini memberi pesan keoptimisan dalam membangun semangat jiwa yang rapuh.
Kalimat ringan dan berwibawa namun menusuk relung hati terdalam yang sebenarnya sebuah kritisasi realitas
“tak ada pengecualian! Tak ada kompromi! Katabelence akses istimewa untuk menghianati aturan. Inilah yang terjadi dengan bangsa ini, terlalu banyak kongkalingkong”(halaman 9)
dan suatu cara yang tabu menghadapi sebuah kekecewaan dengan senyuman. Inilah caranya, bukan suatu penyesalan berlarut-larut ataupun nafsu amarah yang meledak, senyuman dapat menyadarkan diri kita suatu cara yang diaplikasikan oleh sesosok pria setengah baya namun tetap tangguh (Bapak Ikal).
Mosaic kedua “simpai keramat” membuat saya mengelus dada, menangis sesenggukan dan hilang kontrol karena hati dan jiwa terbawa suasana ngiris akan penderitaaan hidup namun tercengang akan keoptimisan menjalani misteri hidup ini.

Kedelapan belas episode dalam petualangan mimpi mencari ilmu berputar di sekitar desa Magai yang terletak di bagian timur pulau Belitong yang kaya akan timah namun keadaan masyarakat sekitar tetap melarat. Saya sangat menyarankan bagi siapapun yang haus akan inspirasi untuk meraih sukses dalam hidup, motivasi untuk maju serta kekuatan untuk bangkit agar membaca buku ini lembar demi lembarannya. meski tipis namun tebal dengan inspirasi.

Yang mempunyai mimpi besar,
SITI HAIFA OCTAVIARINI

KUMPULAN DOA-DOA SETELAH SOLAT SUNNAH


DOA SETELAH SHOLAT TAHAJJUD
اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَمَنْ فِيْهِنَّ. أَنْتَ الْحَقُّ. وَوَعْدُكَ الْحَقُّ. وَقَوْلُكَ الْحَقُّ. وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ. وَالْجَنَّةُ حَقٌّ. وَالنَّارُ حَقٌّ. وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ. وَبِكَ آمَنْتُ. وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. وَإِلَيْكَ أٰنَبْتُ. وَبِكَ خَاصَمْتُ. وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِي. مَا قَدَّمْتُ وَأَخَّرْتُ. وَأَسْرَرْتُ وَأَعْلَنْتُ. أَنْتَ اِلٰهِي لاَ اِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ
Artinya :
Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Engkau adalah cahaya langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau adalah pemelihara langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau adalah Tuhan langit dan bumi serta semua yang ada padanya. Engkau adalah yang hak, janji-Mu adalah hak, firman-Mu adalah hak, perjumpaan dengan-Mu adalah hak, surga adalah hak, neraka adalah hak, hari kiamat adalah hak. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri. Kepada-Mu aku beriman. Kepada-Mu aku bertawakal. Ke pangkuan-Mu aku pulang. Kepada-Mu aku mengadu. Dengan (nama) Mu aku memutuskan. Maka ampunilah aku, ampunilah dosa-dosaku, baik yang telah lewat maupun yang akan datang, yang aku lakukan secara diam-diam maupun yang terang-terangan. Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau.

DOA SETELAH SHOLAT TAUBAT
اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ تَوْ فِيْقَ اَهْلِ الْهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزْمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجِدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّ غْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ الْعِلْمِ حَتَّى اَخَافَكَ . اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ مَخَا فَةً تَحْجُزُ نِى عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى اَعْمَلَ بِطَا عَتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُّ بِهِ رِضَاكَ حَتَّى اُنَا صِحَكَ فِىالتَّوْ بَةِ خَوْ فًا مِنْكَ وَحَتَّى اَخْلِصَ لَكَ النَّصِيْحَةَ حُبًّا لَكَ وَحَتَّى اَتَوَ كَّلَ عَلَيْكَ فَ اْلاُمُوْرِ كُلِّهَاوَحُسْنَ ظَنٍّ بِكَ . سُبْحَانَ خَالِقِ نُوْرٍ
Atau
“Astagfirullahal azhiim al ladzi laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuraa.”
Artinya:
Saya memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung, aku mengaku bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan yang hidup terus selalu terjaga. Aku memohon taubat kepada-Nya, selaku taubatnya seorang hamba yang banyak berdosa, yang tidak mempunyai kekuatan untuk berbuat mudharat ataupun manfaat, untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

DOA SETELAH SOLAT SHAFAR
اَللّهُمَّ اِلَيْكَ تَوَجَّهْتُ وَبِكَ اِعْتَصََمْتُ اَللّهُمَّ اَكْفِنِي مَا اَهَمَّنِي وَمَا لَمْ اَهْتَمُّ بِهِ اَللّهُمَّ زَوِّدْنِي التَقْوَى وَاغْفِرْلِي ذَنْبِي
Artinya :
Ya Allah hanya kepadaMU lah aku menghadapkan wajahku dan hanya kepadaMU lah aku berpegang teguh (berlindung). Ya Allah cukupkanlah bagiku perkara yang menyusahkanku dan yang tidak menyusahkanku. Ya Allah bekalilah aku dengan ketaqwaan dan ampunilah dosaku.

DOA SETELAH SHOLAT DHUHA
Artinya:
Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu waktu dhuhaMu, kecantikan ialah kecantikanMu, keindahan itu keindahanMu, kekuatan itu kekuatanMu, kekuasaan itu kekuasaanMu, dan perlindungan itu perlindunganMu. Ya Allah, jika rizkiku masih diatas langit, turunkanlah, dan jika ada didalam bumi keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu.Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang sholeh

DOA SETELAH SHOLAT HAJAT
اللهمَ اِ نِى أَ ْسئلُكَ ِبحَقِ السَا ِئلِينَ عَلَيْكَ وَ ِبحَقِ مَمْشَا يَ هَذَا
فَإِ نِى لَم اَ خْرُ جْ أَ شَرً ا وَ لَا بَطَرً ا وَ لاَ ِر يَاءً
وَ لَا سُمْعَةً خَرَ جْتُ اِ تِقَاءَ سَخَطِكَ وَ ا بْتِغَاءَ مَرْضَا تِكَ
فَأَ سْئَلُكَ اَنْ تُعِيْذَ نِى مِنَ النَا رِ وَ اَنْ تَغْفِرَ لِى ذُ نُوْ بِى
اِنَهُ لَا يَغْفِرُ الذُ نُوْ بِ اِلَا اَنْتَ.
Atau
“Laa ilaaha illallahul haliimul kariimu subhaaanallahi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. As ‘aluka muujibaari rahmatika wa ‘azaaima maghfiratika wal ghaniimata ming kulli birri wassalaamata min kulli itsmin. Laa tada’ lii dzamban illa ghafartahu walaa hamman illaa farajtahu walaa haajatan hiya laka ridhan illa qodhaitahaa yaa arhamar raahimiin.”
Artinya:
“Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Maha Lembut dan Maha Penyantun. Maha Suci Allah, Tuhan pemelihara Arsy yang Maha Agung. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Kepada-Mu-lah aku memohon sesuatu yang mewajibkan rahmat-Mu, dan sesuatu yang mendatangkan ampunan-Mu dan memperoleh keuntungan pada tiap-tiap dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa daripada diriku, melainkan Engkau ampuni dan tidak ada sesuatu kepentingan, melainkan Engkau beri jalan keluar, dan tidak pula sesuatu hajat yang mendapat kerelaan-Mu, melainkan Engkau kabulkan. Wahai Tuhan Yang Paling Pengasih dan Penyayang”.

DOA SESUDAH SOLAT ISTIKHOROH
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أََسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِك وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلََمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَْمْرِ -…….-ِ خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ،اَللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِِّنِيْ بِهِ
Artinya :
“Ya Allah, sesungguhnya aku minta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu, dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan ke-Maha Kuasaan-Mu. Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (disebutkan masalahnya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku di dunia atau di akhirat maka takdirkanlah untukku, mudahkan-lah jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku di dunia dan akhirat, maka singkirkanlah persoalan tersebut dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku dimana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaan-Mu kepadaku “

DOA SETELAH SHOLAT WITIR
Allahumma innaa nas’aluka iimaanan daa’iman. Wa nas’aluka qalban khaasyi’an wa nas’aluka ‘ilman naafi’an. Wa nas’aluka yaqiinan shaadiqan. Wa nas’aluka ‘amalan shaalihan. Wa nas’aluka dinan qayyiman. Wa nas’aluka khairan katsiiran. Wa nas’alukal-‘afwa wal-‘aafiyah. Wa nas’aluka tamaamal-‘aafiyah. Wa nas’alukasy-syukra ‘alal-‘aafiyati wa nas’alukal-ghinaa’a ‘anin-naas. Allahumma rabbanaa taqabbal minnaa shalaatanaa wa shiyaamanaa wa qiyaamanaa wa takhasysyu’anaa wa tadharru’anaa wa ta’abbudanaa wa tammim taqshiiranaa yaa Allaah ya Allaah ya Allaah ya arhamar-raahimiin. Wa shallallahu ‘alaa khairi khalqihi Muhammadin wa a’alaa aalihi wa shahbihii ajma’iina walhamdulillahi rabbil-‘aalamiin.
Artinya:
“Ya Allah ya Tuhan kami, kami memohon kepada-Mu (mohon diberi) iman yang langgeng, dan kami mohon kepada-Mu hati kami yang khusyuk, dan kami mohon kepada-Mu diberi-Nya ilmu yang bermanfaat, dan kami mohon ditetapkannya keyakinan yang benar, dan kami mohon (dapat melaksanakan) amal yang shaleh, dan kami mohon tetap dalam dalam agama Islam, dan kami mohon diberinya kebaikan yang melimpah-limpah, dan kami mohon memperoleh ampunan dan kesehatan, dan kami mohon kesehatan yang sempurna, dan kami mohon mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kecukupan. Ya Allah, Ya Tuhan kami, terimalah shalat kami, puasa kami, rukuk kami, dan khusyuk kami dan pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah, ya Allah, ya Allah Dzat Yang Maha Pengasih dan Penyayang.”

DOA SETELAH SOLAT ISTISQA’
“Segala puji-pujian bagi Allah yg memelihara sekalian alam. Pengasih lagi Penyayang, menguasai hari pembalasan, tidak ada Tuhan melainkan Allah, yg berbuat sekehendak-Nya. Ya Allah Engkaulah Tuhan, tidak ada Tuhan melainkan Allah. Engka Maha Kaya (tidak berhajat kepada siapapun) dan kami yg berhajat kepadaMu, turunkanlah hujan atas kami, dan jadikanlah yg Engkau turunkan itu menjadi bekal bagi kami buat beberapa lamanya.”(Riwayat Abu Daud)

DOA SOLAT SUNNAH 2 RAKAAT SETELAH IJAB QABUL
berdoa kepada Allah agar diberikan kebaikan dan dihindarkan dari keburukan. Diriwayatkan Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud, dia mengatakan kepada Abi Huraiz,”Perintahkan dia untuk shalat dua rakaat dibelakang (suaminya) dan berdoa:
Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’ Bainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin
Artinya :
wahai Allah berkahilah aku didalam keluargaku dan berkahilah mereka didalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan pula

DOA SETELAH SOLAT NIFSU SYA”BAN
Allâhumma innî ilayka faqîrun, wa min ‘adzâbika khâifun mustajîr. Allâhumma lâ tubaddil ismî, wa lâ tughayyir jismî, wa lâ tajhad balâî, wa lâ tusymitbî a’dâî. A’ûdzu bi’afwika min ‘iqâbika, wa a’ûdzu birahmatika min ‘adzâbika, wa a’ûdzu biridhâka min sakhathika, wa a’ûdzu bika minka. Jalla tsanâuka, Anta kamâ atsnayta ‘alâ nafsika wa fawqa mâ yaqûlul qâilûn Allâhumma illam takun ghafarta lanâ fîmâ madha min sya’bân faghfir lanâ fîmâ baqiya minhu.

Ya Allah, aku butuh kepada-Mu, aku taku pada siksa-Mu, aku memohon perlindungan-Mu. Ya Allah, jangan ganti namaku, jangan rubah fisikku, jangan beratkan ujianku, jangan bahagiakan musuh-musuhku dengan penderitaanku. Aku berlindung dengan maaf-Mu dari siksa-Mu, aku berlindung dengan rahmat-Mu dari azab-Mu, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, aku berlindung dengan-Mu dari-Mu. Maha agung puji-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu di atas pujian yang diucapkan oleh orang-orang yang memuji. Ya Allah, jika Engkau belum mengampuni kami di hari-hari berlalu di bulan Sya’ban, maka ampuni kami pada hari-hari Sya’ban berikutnya.

Sajada laka sawâdî wa khayâlî, wa âmana bika fuâdî, hâdzihi yadâya wa mâ janaytuhu ‘alâ nafsî, yâ ‘Azhîmu turjâ likulli ‘azhîm, ighfirliyal ‘azhîm fainnahu lâ yaghfirudz dzanbal ‘azhîm illar rabbul ‘azhîm.

Kepada-Mu tunduk semua keinginan dan khalayalanku, dengan-Mu merasa aman hatiku. Inilah kedua tanganku dan segala kezalimanku pada diriku, wahai Yang Maha Besar, Engkaulah yang diharapkan untuk semua keperluan yang besar, maka ampuni dosaku yang besar, sesungguhnya tak akan ada yang dapat mengampuni dosa yang besar kecuali Tuhan Yang Maha Besar.

Bismilahir Rahmanir rahiim
A’ûdzu binûri wajhikal ladzî adhâat lahus samâwâtu wal-aradhûna, wankasyafat lahuzh zhulumâtu, wa shalaha ‘alayhi amrul awwalîna wal-âkhirîn, min fuj-ati niqmatika, wa in tahwîli ‘âfiyatika, wa min zawâli ni’matika. Allâhummarzuqnî qalban taqiyyan naqiyyâ, wa minasy syirki bariyyâ lâ kâfiran wa lâ syaqiyyâ.

Aku berlindung dengan cahaya wajah-Mu, yang karenanya langit dan bumi bercahaya, karenanya kegelapan tersingkap, dan karenanya urusan orang-orang terdahulu dan belakangan menjadi maslahat, dari datangnya azab-Mu secara tiba-tiba, berubahnya keselamatan-Mu, dan hilangnya nikmat-Mu. Ya Allah, karuniakan padaku hati yang suci dan bersih, suci dari kemusyrikan, tidak ingkar dan tidak celaka.
Kemudian menempelkan pipi ke tempat sujud seraya mengucapkan:
‘Affartu wajhî fit turâbi, wa huqqalî an asjuda laka.
Kulumaskan wajahku di tempat sujud ini, dan sudah selayaknya bagiku untuk sujud kepada-Mu

SEJARAH FISAFAT

• Zaman Mitologi
Mitos adalah sesuatu yang dinggap benar melalui pendekatan spiritual. Zaman ini dimulai dari manusia mulai menggunakan otaknya untuk berfikir. Dahulu penggunaan alat inderalah yang digunakan, yang kita ketahui bahwa pengetahuan melalui alat indera adalah perspektif dalam jarak pandang objek. sehingga manusia berfikir terbatas dan hal apapun yang tidak dapat dijangkau oleh pikiran (alat indera) akan dimitoskan. semua dikatakan aneh dan mistik, mulailah ada kepercayaan dengan dewa-dewa.

• Alam
Filsafat alam tentang asal muasal yang semua berasal dari alam. Hampir seluruh manusia di dunia berfikiran sama termasuk para pemikir barat. Obyeknya adalah alam kehidupan dan alam bukan kehidupan. Tujuannya adalah menjelaskan fenomena alam dari aspek eksistensi fenomena tersebut dan menelusuri syarat-syarat kemungkinan. Manusia mulai berfikir apa yang dapat kita hasilkan dari penggunaan alam, dari salah satu ketiga ajaran dalam filsafat cina mengajarkan tentang alam berbeda dengan filsafat yunani yang kesemuanya merupakan kreasi pikiran.

• Sophie (dari kata sophos)
Masa dimana kebenaran ditentukan melalui dialektika (dialog/debat). Kebenaran itu melalui logika, bagaimana secara logis dia benar.
Manusia mulai menggunakan logika sehingga pintar berkata-kata, dan beretorika. Siapakah yang benar? Yang benar adalah yang kuat mempertahankan argumentasi karena kebenaran ditentukan oleh bagaimana kita bermain logika dan bagaimana kita mempertahankan argumentasi sehingga dapat dikatakan kebijaksanaan adalah menurut kita. Socrates, Socrates muncul sebagai penengah dan menimbulkan pertanyaan “lalu, manakah yang benar jika anda (A) benar, anda (B) benar dan kalianpun benar?” Socrates dianggap meracuni pemikiran orang-orang kota metropolis pada saat itu. Menurutnya kebenaran itu adalah relatif. Bukan kita orang bijak melainkan kita asalah yang mencintai kebijaksanaan dan mencari kebenaran (the love of wisdom).
Dalam pemikiran Socrates particular-partikular (kebenaran kecil) dengan adanya musyawarah dapat menghasilkan kebenaran yang lebih besar dan bersifat universal.
Pemikiran filsafatnya untuk menyelidiki manusia secara keseluruhan yaitu dengan menghargai nilai-nilai jasmaniah dan rohaniah yang keduanya tidak dapat dipisahkan karena dengan keterkaitan kedua hal tersebut banyak nilai yang dihasilkan. Namun, pendapatnya tidak bisa diterima oleh pihak gereja dan dia dianggap sesat. Karenanya Socrates mengakhiri hidupnya dengan meminum racun.

• Zaman klasik (zaman yunani kuno)
Seandainya kebenaran melalui kata-kata, mana kebenaran sesungguhnya?
Yunani menganut filsafat alam murni.
Cina merupakan filsafat timur tertua yang menganut filsafat manusia dengan ajaran thou.
Jepang dengan ajaran shintonya menganut filsafat alam namun seni.
India yang mengedepankan hubungan antar manusia, menganut filsafat manusia.
Pada zaman ini penggunaan istilah filsafat yaitu yang berasal dari kata philo dan sophos untuk pertama kalinya digunakan oleh Socrates. Socrates memiliki murid yang bernama plato.
Konsep pemikiran plato bahwa segala sesuatu semua berasal dari alam ide, berarti insting atau apapun dikendalikan oleh alam ide. Alam ide merupakan istilah yang digunakan oleh plato untuk menyebut factor X atau clause prime. Aliran pemikirannya disebut idealism. Konsep plato mengenai alam ide yaitu Demon/daimon adalah suara hati untuk mengetahui yang universal. Contohnya, seperti cahaya yang ada di dalam gua. Plato menerangkan bahwa manusia itu sesungguhnya berada dalam dua dunia, yaitu dunia pengalaman yang bersifat tidak tetap, serta dunia ide yang bersifat tetap. Dunia yang sesungguhnya atau dunia realitas itu adalah dunia ide.
Contoh: ketika bayi menangis ingin makan atau buang air kecil, siapa yang mengajarkannya? Ini semua berangkat dari ide awal.
idealism (pandangan bahwa semua benda-benda hanyalah persepsi yang terdapat di pikiran. ini seperti mimpi. jadi menurut pandangan idealisme ini mimpi sama dengan kenyataan. kita mengindra-nya ada tapi sebenarnya tak ada. semua hanyalah berawal dari gagasan di dalam pikiran. bahkan kita semua bisa jadi hanya pikiran Tuhan. Plato menerangkan bahwa manusia itu sesungguhnya berada dalam dua dunia, yaitu dunia pengalaman yang bersifat tidak tetap, serta dunia ide yang bersifat tetap. Dunia yang sesungguhnya atau dunia realitas itu adalah dunia ide.
Plato pun memiliki murid yang bernama aristoteles yang konsep pemikirannya bertolak belakang dengan gurunya sendiri (plato).
Aristoteles mengatakan Kebenaran adalah apa yang kita lihat bahwa ide muncul dari indera sehingga konsep ini banyak dijadikan dasar munculnya ilmu pengetahuan-ilmu pengetahuan yang semakin berkembang dewasa ini. Aristoteles didukung oleh ilmuan eropa (dasar pemikiran barat) Karena pemikiran aristoteles yang realistis maka alirannyapun disebut realism. Aristoteles mengatakan yang benar adalah apa yang kita lihat kuncinya adalah panca indra, segala sesuatu harus di rasionalkan melalui indra.
realisme (pandangan bahwa semua benda-benda itu benar-benar ada. kalau ada pohon di seberang jalan, itu benar-benar ada pohon di sana. pandangan ini menganggap semuanya adalah real. menurut pandangan ini dunia adalah materi yang aksis, terindra dan berbeda dengan mimpi)

Zaman Genostic/agnotisme
kiri plato menunjuk ke atas (idealisme) dan kanan aristoteles menunjuk ke depan (realisme)

Zaman dimana filsafat tercampur spiritual. Padahal semua agama tidak disukai filsafat. Permasalahan-permasalahan filsafat secara langsung tidak dapat dijawab oleh filosof, banyak masyarakat yang merasa capek sehingga filsafat di yunani terputus, kembali ke mitologi. Filosof beralih ke alexandria (Mesir) dan diterimalah pemikiran-pemikirannya oleh Alexander zulkarnaen. putri Hellen menegakan pikiran filsafat seteah dirasionalkan lalu dikembangkan.

 Plotinus (Tokoh iskandariah yang merupakan turunan yunani)
Tokoh yang menjabarkan pemikiran plato sehingga membentuk apa yang disebut neoplatonisme. Penerus filsafat di timur dan mengikuti idealism dengan penjabaran lebih detail. Teori yang dihasilkan yaitu teori pancaran (emanasi) yaitu tuhan memancarkan zat cahaya aktif, dari percikan cahaya lahir zat yang bisa berkembang yaitu menjadi zat fisik.

Dalam kerajaan Romawi sesuatu yang tidak rasional tidak boleh masuk ke kerajaan karena dianggap mitos. Sementara itu, kaum nasrani/gereja katolik ingin masuk ke kerajaan Romawi, Satu sisi tidak menyukai filsafat namun satu sisi terancam romawi namun Kristen harus dapat dijelaskan dengan filsafat agar dapat diterima. Sehingga ada seorang pendeta yang bernama Santo Agustinus dengan terpaksa mempelajari filsafat dengan menelaah kembali teori Plotinus kemudian menghasilkan tiga terjemahan yaitu:
1. Tuhan is the one
2. Tuhan is the soul (jiwa alam)
3. Tuhan tis he nouse (pertemuan antara the one dan the soul yang merupakan perantara yaitu yesus kristus.

Agama katolik adalah penggabungan antara filsafat dan mitos, sehingga filsafat hidup di khatolik. Yahudi yang dibawa ajarannya oleh Musa yang berisikan hukum yang keras, sedangkan agama nasrani yang dibawa oleh Nabi Isa dengan ajaran Kasih Sayang dan pecahan dari khatolik yaitu protestan yang seluruhnya merupakan ajaran mitologi yunani yang melahirkan sang juru selamat (Martin Lutter). Disana Islam muncul sebagai penengah antara dua agama tersebut.
Paulus adalah Rasul yang mampu memasukkan filsafat dan mitos Yunani ke dalam Injil. Agama Katolik hanya sebuah baju yang didalamnya berisikan ajaran yunani.

• Zaman Filsafat Islam
Filosof Yunani berkembang ke daerah Romawi kemudian ke daerah Syria lalu ke Persia yang berlangsung pada masa Harun ar-Rasyid di Baghdad. Dilanjutkan pada masa khalifah Al-Ma’mun dan mendirikan sebuah perpustakaan yang bernama Baitul Hikmah (house of wisdom). Disana filsafat mulai masuk ke daerah Islam dengan salah satu faktornya banyaknya buku-buku yang diterjemahkan oleh Al-kindi sebagai filosof pertamanya. Selanjutnya dikembangkan oleh Ar-Rojih, lalu Al-Farabi kemudian ke Ibnu Sina lalu ke Imam Al-Ghazali lalu ke daerah Andalusia (Spanyol) yang bernama Ibnu Rush / orang-orang menyebutnya Affiruz. Perkembangan selanjutnya yaitu ke syukrawahdi yang berlanjut ke daerah iran oleh mulasadra.
1. Al-Qindi (Bapak Filsafat Islam)
Al-qindi menjelaskan ide pancaran tuhan sampai ke bumi melalui akal. Dalam islam akal merupakan proses berfikir. Melalui 4 tahapan yaitu dari Allah menuju akal pertama, akal mustafad, akal potensial dan yang terakhir akal aktif (Fisika dan metafisika)
2. Al-Farabi, membagi akal ke dalam 6 level.
3. Ibnu sina merupakan ahli bedah, dalam masanya ilmu pengetahuan berkembang.
Satu jika dibagi dengan 0 maka tak terhingga (tidak bisa diukiur oleh pikiran). Tak terhingga bial dikurangi berdasarkan hitungan menjadi terhingga. 0 merupakan symbol tuhan. Mengkaji metafisika aristoteles namun buku dari Al-Farabi lah yang beliau mengerti dan faham tentang filsafat. Kitab yang terkenal “Alisyarah watanbihat” (Isyarat dan Peringatan)
Setelah kekuasaan bani ummayah runtuh dan digantikan bani abbasiyah, kaum bani ummayah pindah ke spanyol dan terjadilah Revolusi, Islam hancur oleh mongol karena generasi setelah Ibnu sina tidak ada. Mental umat islam jatuh karena kehilangan figure dan sensitive. Untunglah lahir filosof baru sebagai penyelamat yaitu Imam Ghozali.
4. Imam Al-Ghazali, seorang sufi filosof
Belajar filsafat dengan mengkaji buku Ibnu sina dan akhirnya anti filsafat dengan membuat buku “Taharuf Al-Falasifah”dan membuat buku induk “Ihya Ulumudin” yang memuat semua bidang kehidupan dan makosidamul Falasifa yang merupakan buku pengantar Taharuf Al-Falasifah.
5. Ibnu rush menjelaskan teori induktif dan deduktif sebagai rujukan ilmiah. Disaat Gozalisme kuat, ada satu pemikir Andalusia yang membaca tahafut Al-Falasifah dan mengkritik pemikiran Al-Ghozali terhadap Ibnu sina menjadi Tahafut At-Tahafut
Filosof muslim yang lain, diantaranya ( namun islam klasik berakhir abad ke-13, sementara spanjang abad 13-16 terjadi kekosongan.
6. Ibnu Turel “Haybin yakdhon”
7. Ar-Rojih menjelaskan bahwa jiwa dengan tuhan dapat bersatu.
8. Al-Khawarizmi merupakan ahli matematika yang menjelaskan bahwa symbol wujud tuhan ada namun tidak ada, makhluk tidak akan bisa dibagi oleh tuhan tetapi tuhan memproduksi makhluk.

• Zaman Filsafat Barat
Eropa mulai tidak suka agama, mulanya karena perang salib (7 Abad) dan Agamapun disebut candu karena agama diragukan lagi kebenaranyya dan agama penyebab adanya konflik. “jangan dihantui mitos , yang tidak dipahami pikiran dan hati buang yang benar adalah apa yang ada dipikiran kita”. Logika matematika dijadikan kunci dan rasionalisme lebih diutamakan. Setelah faham rasionalisme muncul faham yang lebih berkembang diantaranya empirisme, positivism dan lahir filsafat moral dari germany yaitu berbuat karena dorongan moral.

Aliran-airan dalam filsafat barat:
• Rasionalisme
Pencetus aliran rasionalisme: Rene Descartes, seorang aktivis gereja dan termasuk kaum skeptic beragama khatolik yang merupakan bapak filsafat barat modern mengatakan aku berfikir maka aku ada (co gito ergo sum) karena yang benar itu adalah yang dipikirkan, sesuatu ada karena pikiran dan agama merupakan ciptaan pikiran.
• Empirisme
Segala sesuatu harus nyata atau tampak, jika tidak Nampak maka salah.
• Materialisme
• Positifisme
segala sesuatu harus terukur kalau tidak terukur maka tidak benar yang dicetuskan oleh Auguste Comte, berefek baik dalam perkembangan Teknologi dan Ilmu Pengetahuan.
• Pragmatisme
Sesuatu yang menguntungkan
• Filsafat moral
Lahir di frankfrut, Jerman menyatakan bahwa seseorang berbuat karena dorongan moral atau kemauan jiwa dan hati untuk menjaga eksistensi diri. Suatu aliran yang kecewa terhadap positivism.
• Eksistensialis
Nitcshe merupakan aliran ini, yaitu suatu aliran yang menyatakan Bahwa sesuatu itu bisa juga tidak logis, tidak empiris namun eksis. Dalam perkembangannya muncul faham karl marx yang biasa disebur Marxisme

• Zaman Post Modern
Zaman post modern merupakan ungkapan kekecewaan terhadap aliran positivism dan produk-produknya. Dicetuskan oleh seorang dari al-jazair yang bernama Derida. Bahwa menurutnya kita harus bertanya Siapa kita? Dan kita harus kembali kepada diri kita. Karena ada Tuhan yaitu suatu dzat diluar batas indera dan pikiran. Yang bersifat Transenden.

Pengantar Filsafat

MATA KULIAH FISAFAT ISLAM-PERTEMUAN KE-1(9 Februari 2011)
A.Pengetahuan
Pengetahuan adalah objek yang diserap oleh panca indera, pikiran, maupun intuisi/hati/perasaan yang dibahasakan dapat melalui bahasa verbal maupun nonverbal/isyarat.
Pengetahuan adalah apapun yang kita ketahui.



Perbedaan pengetahuan melalui panca indera, pikiran, maupun intuisi adalah sebagai berikut:
Panca indera
terbatas, perspekif, Jarak pandang objek mudah diukur melalui percobaan, Hasil pasti/eksak, Metode ilmiah, dan Objek empiris (terlihat indera)
pikiran
rumit, Tidak perlu dibuktikan, Tidak empiris, rasional, dan logis
intuisi
Metode uji diri, Sulit dijustifikasi, dan Lebih rumit untuk mencari kebenarannya

B.Imu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah sekumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis, melalui metode ilmiah yang dapat di verifikasi dan dijadikan sebuah teori.


C.Filsafat
Filsafat dalam bahasa Inggris, yaitu philosophy, adapun istilah filsafat berasal dari bahasa Yunani, philosophia, yang terdiri atas dua kata: philos (cinta) atau philia (persahabatan, tertarik kepada) dan shopia (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan, keterampilan, pengalaman praktis, inteligensi). Jadi secara etimologi, filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran. Maka, filosof adalah orang-orang yang mencintai kebijaksanaan.

Karakteristik berfikir filsafat :

• Universal (dapat dijangkau) bersifat menyeluruh: seseorang ilmuwan tidak akan pernah puas jika hanya mengenal ilmu hanya dari segi pandang ilmu itu sendiri.
• Tidak terbatas ruang dan waktu
• Berfikir secara radikal (mendalam)
• Bersifat spekulatif (dugaan) baik sisi proses, analisis maupun pembuktiannya. Sehingga dapat dipisahkan mana yang logis atau tidak.
• Konsisten
• Merujuk pada sebab akibat
• sifat mendasar yaitu sifat yang tidak saja begitu percaya bahwa ilmu itu benar. Mengapa ilmu itu benar? Bagaimana proses penilaian berdasarkan kriteria tersebut dilakukan? Apakah kriteria itu sendiri benar? Lalu benar sendiri itu apa? Seperti sebuah pertanyaan yang melingkar yang harus dimulai dengan menentukan titik yang benar.


D.Kebenaran Ilmiah dan Kebenaran Agama
Kebenaran Ilmiah
Objek: empiris
Metode: ilmiah
Hasil: Eksak/pasti
Alat: indra
Kebenaran Agama
Objek: Keyakinan
Metode: Riyadah/uji diri
Hasil: Yakin
Alat: Dzauq/nuramil

E.Manfaat Mempelajari Filsafat Islam
Salah satu manfaat mempelajari Filsafat Islam adalah dapat menguatkan keyakinan kita agar tidak mudah keluar dari apa yang kita yakini (agama Islam) melalui pertanyaan-pertanyaan orang-orang dapat menyesatkan kita, dengan filsafat islam kita dapat meyakini sesuatu karena itu benar sesuai pemikiran-pemikiran yang rasional (dapat diterima akal)

Sabtu, 05 Februari 2011

MEMORY THAT WILL NEVER BE FORGOTTEN

selesai tepat jam 04:00 a.m.
pagi-pagi buta saya teringat kalian. ya kalian yang disekeliling saya yang saya sayangi. saya cuma ingin berbagi mealui jepretan-jepretan di masa lalu (ingat 1 detik yang lalu tidak bisa terulang lagi).


WHEN WE ARE DOING NOTHING

HANGOUT TO KEDAI ICE CREAM

MEET HENING RAHMADINA DI STPDN

REUNI SEICO, SMAN 1 SUMEDANG ANGKATAN 2010 DI IKAN BAKAR CITENGAH, SUMEDANG

UJANG'S BIRTHDAY PARTY DI JATINUNGGAL,WADO-SUMEDANG

LIBURAN SETELAH UN DI GARUT-SABDA ALAM WATERPARK

SEMINAR DAN RAKERNAS FKM MD 2010 DI LEMBANG

TASHA BIRTHDAY PARTY DI CAFE-IN KEBAB BABA RAFI JATINANGOR

LIBURAN SETELAH UN SMA

PHOTO SESSION UNTUK BUKU TAHUNAN SMA DI KOLAM RENANG RANCAGOYANG, SUMEDANG



MAPAM MANAJEMEN DAKWAH UIN SGD 2010 di lembang

STUDYTOUR SMA NEGERI 1 SUMEDANG KE DIENG DAN JOGJA 2009

MEMORI INDAH DI SMA NEGERI 1 SUMEDANG
kalian ingat ? 11 IPA 6 adalah perwakilan Sumedang dalam Festival Fim Pendek Belia Movie 2009. kita mendapat 3 nominasi(aktor terbaik, soundtrack terbaik, dan skenario terbaik) dengan 1 piala we winner THE BEST SOUNDTRACK FFPBM 2009 !

KOI'S BIRTHDAY
meskipun sederhana, surprise tetep surprise kan ?

Sabtu, 20 November 2010

RESUME SILABUS MATERI ILMU ALAMIAH DASAR

RESUME SILABUS MATERI ILMU ALAMIAH DASAR

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ilmu Alamiah Dasar

JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG
2010


A. RESUME BAHASAN :HUBUNGAN ORGANIS IMAN DAN SAINS : SEBUAH TINJAUAN KOSMOLOGIS DALAM AL-QURAN

Salah satu warisan peradaban Islam yang paling berharga bagi kehidupan umat manusia ialah ilmu pengetahuan. Sukses peradaban Islam klasik di bidang ilmu pengetahuan seiring dengan suksesnya di bidang lain. Sistem kekuasaan para khalifah yang menyimpang masih jauh lebih baik daripada sistem manapun dengan segi keunggulannya yaitu etos keilmuan yang dikembangkan secara sadar dan penuh religiusitas oleh semua lapisan masyarakat khususnya pengusaha dan hartawan yang mendukung para sarjana. Iman dan ilmu beserta kosmologi sepanjang ajaran Quran memiliki hubungan organik yang integral meskipun berada dalam domain berbeda

a. Kosmologi Islam : Alam Raya sebagai Pertanda (Ayat)
• Alam untuk jagat raya adalah pinjaman dari perkataan arab alom dalam bentuk jamak alamun . Secara Etimologis alam sama artinya dengan alamah atau alamat-un yaitu alamat atau petanda. Sehingga jagat raya disebut alam karena ia merupakan alamat atau pertanda adanya Tuhan Yang Maha Pencipta dan Mahakuasa. Adapula kata ayah atau ayat-un yakni ayat sehingga bisa dikatakan jagat raya ini bersama segala isinya dan peristiwa yang terjadi di dalamnya adalah ayat Tuhan (QS Fushilat:53)

• Ayat tuhan yang tertulis dalam al-Quran maupun yang terbentuk di alam raya harus dipelajari menggunakan akal. Al-Quran memerintahkan untuk memperhatikan, meneliti dan mengambil pelajaran bagi kepentingan hidupnya jasmani dan rohani kepada orang beriman.

• Perhatian, penelitian dan pengambilan pelajaran dari alam raya dan gejala-gejalanya menghasilkan ilmu pengetahuan. Para pengemban dan pemakunya disebut alim atau ulama ‘orang berilmu’, Dalam segi asla kebahasaan, ‘alam, ‘ilmu, ‘alim, dan ulama berasal dari satu akar kata. Maka, ilmu adalah hasil pemahaman tentang alam dan sekitarnya yang berarti pula pemahaman tentang pertanda\ayat tuhan.

• Ulama atau kaum berilmu digunakan kepada mereka yang faham gejala-gejala alam, mengerti susunan geologis gunung-gunung (mineralogi), mengerti gejala pada manusia (antropologi), fauna. Dalam Qs Fathir: 27-28 mengisyaratkan bahwa jika manusia mengerti dan mendalami serta meresapi semua gejala itu sebagai ayat tuhan, maka ia akan benar-benar menginsafi kehadiran tuhan dalam hidup, sehingga insaf pula memenuhi kewajiban moralnya.

• Al-Quran tidak memandang ilmu sebagi bertentangan dengan iman. Justru ilmu adalah ibarat jalan datar yang menghantarkan orang ke arah jalan pendakian ini (QS Al-Imran:191) . Diperkuat dengan pernyataan Karen Amstrong fan Ian Richard Netton bahwa Quran adalah surga par excellence bagi ahli semiotik.

• Jika seseorang memperhatikan alam dengan penuh minat dan perhatian, ia akan mendapatkan dua manfaat : secara lahiriah ia semakin faham tentang lingkungan hidupnya dalam arti seluas-luasnya (ilmu pengetahuan); secara batiniah ia akan merasakan keagungan tuhan dan menginsafi kehadiran-Nya dalam setiap bentuk wujud yang ada (iman dan takwa). Lahiri memberi kecakapan lebih tinggi untuk menempuh hidup duniawi dan mencapai sukses di dalanya dan batini akan menjadi sumber bimbingan untuk meraih martabat kemanusiaan yang setinggi-tingginya. Itulah tujuan perintah Al-Quran agar manusia memperhatikan berbagai alam di sekelilingnya.

b. Telaah Kosmologi Atas Beberapa Nuktah Kosmologi Al-Quran
• Usaha manusia menafsirkan firman-firman suci itu merupakan kegiatan ilmiah, yang penafsirannya itu dari keteranagan Al-Quran melalui rujukan silang dan dari Sunnah yang sohih serta dari pengamatan kepada gejala sosial maupun alam yang teramati baik dali alam raya maupun sejarah yang kesemuanya adalah ayat/pertanda Tuhan sehingga tidak hanya diperoleh semata-mata dari deduksi dan cara intelektualisasi ataupun bersifat dogmatis
• Pemahaman ayat/pertanda harus melalui usaha penasiran dan interprerasi yang tidak akan pernah berhenti, Usaha penafsiran ini mempertaruhkan kemampuan manusia dalam mengambil inisiatif dan penjelajahan pemikiran. Semakin kuat dan kreatif pengambilan inisiatif itu maka semakin mendalam dan meluas penjelajahan pemikiran yang dilakukan, semakin tinggi pula kemampuan menangkap makna terselubung di bali ayat dan pertanda

• Lima nuktah keterangan kosmologis al-Quran dengan kemungkinan tafsir semiotiknya:
1. Alam raya ini diciptakan enam hari, kemudian Dia bertahta di singgasana dan mengatur segala ciptaan-Nya (QS Qaf:38 dan al-a’raf:54 serta Hud:7)
2. Enam hari dalam Quran diisyaratkan sebagai semata suatu ungkapan simbolik atau metaforik. Sebab satu hari pada sisi Allah sama dengan seribu tahun perhitungan manusia atau limapuluh ribu tahun (QS.Al-Hajj: 43, Al-Sajdah:5, Al-Ma’arij:4)
3. alam raya ini diciptakan allah dengan benar tidak sia-sia. Tujuan memperhatikan alam raya ini yaitu membawa manusia kepada keinsyafan bahwa alam raya ini benar, baik dan embawa kebaikan serta kebahagiaan hidup manusia (QS. Al-Ankabut:44, Al-Rum :8, Al-Zumar:5, Shad:27)
4. Tuhan menciptakan segala sesuatu terdiri dari dua unsur yang berpasangan yang dikaitkan dengan hukum keseimbangan dengan prinsip kewajiban manusia mengakkan keadilan dan kejujuran. Jadi, keadilan sebahgai wujud prinsip keseimbangan adalah Hukum kosmis dan kezaliman adalah dosa kosmis (QS ar-ra’d :3, Al-Dzariyat;49, Yasin :36, Al-Baqarah: 251)
5. Allah menciptakan 7 lapisan langit yang semuanya berjalan dengan penuh keseimbangan, dan diatur dengan hukum-hukumnya sendiri.
• Sesuatu yang ada dalam Islam yng menjadikannya terbuka antara lain konsep aemiotik Al-Quran dan alam raya sebagai petanda, ayat, perlambang tuhan yang harus diusahakan penyingkapan maknanya. Sebagai ajaran sentral islam menawarkan Al-Hikmah.


B. RESUME BAHASAN : TENTANG MANUSIA

o Tingkatan Makhluk Allah
Malaikat
Jin
Manusia
Hewan
Tumbuhan
Benda Mati
Penjelasan :
 Jin dan Malaikat adalah makhluk yang tidak memiliki akal dan nafsu
 Manusia biasa disebut hewan berakal karena memiliki akal dan pikiran sehingga bisa mengendalikan nafsu, itulah yang membedakannya dengan hewan.
 Hewan memiliki nafsu, insting (dorongan tanpa fikir), naluri (keinginan)
 Tumbuhan tidak memiliki nafsu (proses alamiah) namun memiliki naluri
 Benda mati bersifat statis

o Perbedaan Nafsu, Insting, Naluri dan Akal
Nafsu adalah melebihi dari batas yang ditentukan atau diperlukan, sedangkan insting atau naluri adalah dorongan yang tidak perlu dipirkan dan pasti akn terjadi pada makhluk hidup tanpa didahului dengan nafsu atau kondisi alamiah. Sedangkan akal membuat kita berfikir dalam suatu tindakan. Nafsu dan insting bisa bersamaan maupun tidak.

o Posisi dan Fungsi Manusia yang membedakannya dengan makhluk lain
Posisi manusia dengan adanya akal akan dapat membimbing sehingga manusia disebut pusat kosmos atau pusat kehidupan,”Dengan Akal Manusia bisa memilih” sehingga Gunakanlah akal dalam setiap kehidupan dan pikiran merupakan awal dari tindakan. Tujuannya adlah memahami alam secar utuh, integral dan holistik.
Fungsi manusia yang membedakan dengan makhluk lain:
1. Tujuan spiritual (Non material)
2. Tujuan Sosial (sosialisasi)
3. Melintasi ruang dan waktu (masa depan dalam pemikirannya)

o Manusia dan Tugas Kosmiknya menurut Islam
Menurut islam, manusia adalah ciptaan-makhluk tuhan yang paling baik dan istimewa. Tuhan memberi penghormatan dan mengunggulkannya atas ciptaan-Nya yang lain (QS Al Isra: 70) karena itu tuhan memberi kepercayaankepada manusia sebagai khalifah . Sebagai khalifah, tuhan telah memberi kebebasan untuk mengelola alam yang sudah dirancang dengan segenap potensi dan ketersediaan bahan-bahan yang diperlukan bagi kehidupan sampai hari kiamat. Kebebasan disini adalah sebuah tanggung jawab dan tugas kosmik.

o Ciri-ciri manusia sebagai makhluk :
a. Manusia memiliki organ tubuh yang kompleks dan sangat khusus terutama otaknya
b. Mengadakan pertukaran zat dan Berinteraksi dengan lingkungannya
c. Memberi tanggapan terhadap rangsangan dari luar maupun dalam
d. Memiliki potensi berkembang biak dan Tumbuh, berkembang, bergerak, dan Mati


C. RESUME BAHASAN : SEJARAH ATAU PERKEMBANGAN PEMIKIRAN MANUSIA

Mitos  Coba-coba/Trian  Zaman Mesir Kuno  Zaman Yunani  Wahyu  Wahyu, filsafat, Ilmu Pengetahuan  Modern
1. Mitos
Mitos adalah kepercayaan atau keyakinan terhadap suatu hal tanpa didasarkan bukti ilmiah atau fakta atau wahyu atau ilmu pengetahuan. Dengan tujuan untuk menjawab rasa ingin tahu manusia atas pertanyaannya tanpa dipertanyakan benar atau salah, dengan maksud memuaskan pertanyaan manusia sehingga tidak perlu ditanyakan benar atua salahnya namun hal ini selalu berkembang. Bisa kuat jika ada fakta yang memperkuat dan ada pula yang dilemahkan atau gugur jika ada fakta ilmiah yang menggugurkan. Fungsi mitos adalah untuk memahami fenomena alam.
2. Coba-coba/Trian
Dalam masa coba-coba atau trial digunakan naluri/insting tanpa teori tertentu dengan maksud mempertahankan diri dengan fungsi memenuhi kebutuhan hidup. Dalam masa ini bagaimana bisa manusia memanfaatkan naluri/insting dengan coba-coba.Trial yaitu cara untuk memperolh pengetahuan dengan untung-untungan namun membutuhkan waktu lama sehingga tidak efisien dalam mencari kebenaran.
3. Zaman Mesir Kuno
Pada zaman ini pemikiran manusia sudah ke arah ilmu pengetahuan walaupun belum sistematis dan prosedural bukan lagi untuk kebutuhan hidup melainkan bagaiman memanfaatkan alam untuk berkreasi.
4. Zaman Yunani (Rasional)
Cara berfikir amnausia zaman yunani telah mengedepankan bukti-bukti rasional, banyak berfikir hal-hal yang abstrak dan universal.
5. Wahyu
Wahyu muncul sejak lahirnya Nabi Isa (Romawi) karena pengaruh luas Isa dalam doktrinisasi ajarannya. Wahyu adalah kebenaran yang mutlak. Wahyu adalah pengetahuan yang disampaikan Tuhan kepada manusia. Pengetahuan itu disalurkan lewat Nabi yang diutus-Nya. Dengan wahyu manusia memperoleh pengetahuan dengan keyakinan bahwa yang diwahyukan tersebut benar,
6. Wahyu, filsafat, Ilmu Pengetahuan
Pada masa ini, muncul tokoh-tokoh muslim seperti Ibnu Sina, Al-Jabar dan para filsafat barat seperti aristoteles, plato. Wahyu, filsafat, ilmu pengetahuan harmonis dipakai dalam berfikir. Filsafat adalah menjabarkan Quran dengan berfikir gaya filsafat, dalam filsafat islam tujuannya untuk keinginan memperdalam ajaran agama sedangkan dalam filsafat barat lebih karena ketidakpuasan terhadap agama. Ilmu dan filsafat berusaha menjadi pembenaran bahwa apa-apa yang dipahaminya harus menjelaskan ajaran.
7. Modern (metode ilmiah)
Perkembangan pemikiran tentang fenomena alam hingga zaman sains modern ditandai dengan konsep metode ilmiah


D. RESUME BAHASAN : ASAL KEJADIAN ALAM SEMESTA MENURUT AL_QURAN
• Al-Quran mengandungi ayat berikut, berkenaan asal kejadian alam semesta:

"Dan tidakkah orang-orang kafir itu memikirkan dan mempercayai bahawa
sesungguhnya langit dan bumi itu pada asal mulanya bercantum (sebagai benda
yang satu), lalu Kami pisahkan antara keduanya?" (surah Al-Anbiyaa´: 30)

Persamaan di antara ayat Al-Quran dengan teori Big Bang tidak dapat
dinafikan lagi. Bagaimana sebuah kitab yang muncul di padang pasir Arab 1400
tahun lalu, mengandung fakta sains?

Ayat Al-Quran berikut merujuk kepada keadaan alam semesta oleh perkataan
´dhukhan´ yang bermaksud asap:

"Kemudian Dia menujukan kehendak-Nya ke arah (bahan-bahan langit sedang langit itu masih berupa asap; lalu Dia berfirmankepadanya dan kepada bumi: ´Turutlah kamu berdua akan perintah-Ku, sama ada dengan sukarela atau paksa!´ Keduanya menjawab: ´Kami berdua sedia menurut - patuh dengan sukarela.´" (Surah Fussilat: 11)

• Berikut ialah maksud petikan ayat al-Quran yang juga membayangkan bumi ini
bulat:

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan ada faedah dan guna yang
sebenar; Dia juga menjadikan malam melingkari siang (dengan gelapnya), dan
menjadikan siang melingkari malam (dengan cahayanya)."
(Surah Az-Zumar: 5)

Perkataan Arab yang digunakan di sini ialah ´kawwara´ bermakna ´untuk
menindihkan´ atau ´melingkari´ - seperti serban yang dilingkarkan mengelilingi kepala. Penindihan dan pelingkaran malam dan siang hanya boleh berlaku jika bumi ini bulat. Bumi ini bukanlah bulat seperti bola, tetapi berbentuk geo-spherical (geo-bulat), iaitu leper di hujung.

• Ayat berikut mengandungi keterangan mengenai bentuk bumi:
"Dan Bumi sesudahkan itu dijadikan berbentuk telur." (surah An-Naazi´aat: 30)

"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan daripada air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS. Al Anbiyaa', 21: 30)

Terjemahan ayat di atas mengandung pemilihan kata yang sangat penting dalam bahasa aslinya, bahasa Arab. Kata ratk diterjemahkan sebagai "suatu yang padu" yang berarti "bercampur, bersatu" dalam kamus bahasa Arab. Kata itu digunakan untuk merujuk dua zat berbeda yang menjadi satu. Frasa "Kami pisahkan" diterjemahkan dari kata kerja bahasa Arab, fatk yang mengandung makna bahwa sesuatu terjadi dengan memisahkan atau menghancurkan struktur ratk. Tumbuhnya biji dari tanah adalah salah satu tindakan yang menggunakan kata kerja ini. Mari kita tinjau lagi ayat tersebut dengan pengetahuan ini di benak kita. Dalam ayat itu, langit dan bumi pada mulanya berstatus ratk. Mereka dipisahkan (fatk) dengan satu muncul dari yang lainnya. Menariknya, para ahli kosmologi berbicara tentang "telur kosmik" yang mengandung semua materi di alam semesta sebelum Dentuman Besar. Dengan kata lain, semua langit dan bumi terkandung dalam telur ini dalam kondisi ratk. Telur kosmik ini meledak dengan dahsyat menyebabkan materinya menjadi fatk dan dalam proses itu terciptalah struktur keseluruhan alam semesta.

• Kebenaran lain yang terungkap dalam Al Quran adalah pengembangan jagat raya yang ditemukan pada akhir tahun 1920-an. Penemuan Hubble tentang pergeseran merah dalam spektrum cahaya bintang diungkapkan dalam Al Quran sebagai berikut:

"Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesung-guhnya Kami benar-benar meluaskannya."
(QS. Adz-Dzaariyat, 51: 47)

Singkatnya, temuan-temuan ilmu alam modern mendukung kebenaran yang dinyatakan dalam Al Quran dan bukan dogma materialis. Materialis boleh saja menyatakan bahwa semua itu "kebetulan", namun fakta yang jelas adalah bahwa alam semesta terjadi sebagai hasil penciptaan dari pihak Allah dan satu-satunya pengetahuan yang benar tentang asal mula alam semesta ditemukan dalam firman Allah yang diturunkan kepada kita. Ledakan raksasa yang dikenal sebagai supernova menyebabkan materi terlontar ke seluruh penjuru alam semesta. Jarak yang luar biasa jauh antar bintang dan galaksi di alam semesta memperkecil risiko yang diakibatkan ledakan tersebut terhadap benda-benda alam semesta lainnya. Setiap galaksi di alam semesta adalah bukti struktur teratur yang ada di mana-mana. Sistem-sistem yang luar biasa ini, dengan rata-rata 300 miliar bintang di setiap sistem, menunjukkan keseimbangan dan keselarasan nyata.

KHUSYU KEIMANAN


ﺑﺴﻡ ﺍﷲ ﺍﻠﺭﺣﻣﻥ ﺍﻠﺭﺣﻳﻢ

وحقيقة الخشوع هو الخشوع ايمان
Khusyu’ sejati adalah Khusyu’ keiimanan

ﺮﺠﺎﺀ ﻟﻛﻝ ﺍﻨﺴﺎﻥ ﻴﺮﻴﺪ ﺍﻟﺴﻌﺎﺪ ﺓ,ﻆﺎﻫﺮﺍ ﻭﺑﻄﻧﺎ. ﻤﻦ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﻮﺻﻟﺔ ﺍﻟﺗﻰ ﺗﺼﻞ ﺍﻟﻴﻬﺎ ﺍﻟﺨﺷﻮﻉ. ﻻﻥ ﺍﻟﺨﺷﻮﻉ ﺸﻴﺊ ﺸﺪ ﺓ ﺍﻟﻌﺎﻠﻴﺔ ﺍﻟﻗﻴﻤﺔ ﻮﺰﺑﻴﻧﺔ ﺍﻟﺤﻴﺎ ﺓ. ﺍﻟﺧﺸﻮﻉ ﻴﻮﺠﺪ ﺑﻌﻤﻝ ﺴﺪﺓ ﻮﻗﻭﺓ .
Dambaan setiap insan yaitu merasakan kebahagiaan, baik lahir maupun batin. Suatu cara yang bisa mengantar kepadanya adalah sikap khusyu’. Karena khusyu’ merupakan sutu yang sangat tinggi nilainya dan hiasan dalam derap kehidupan. Khusyu’ diperoleh dengan kerja keras yang menguras banyak energi.

ﻜﻤﺎ ﻗﺎﻞ ﺼﺎﺤﺐ ﺍﻠﺤﺪﻴﻓﺔ ﺍﺑﻦ ﻴﻤﻥ: ﺍﻭﻝ ﻤﺎ ﻴﺰﻝ ﻤﻦ ﺍﻠﺪﻴﻦ ﺍﻠﺻﻼﺓ ﻜﻡ ﻤﻥ ﻤﺻﻟﻴﻥ ﻠﻴﺲ ﻟﻪ ﺧﻴﺮﻓﻴﻬﺎ ﻫﻢ ﻴﺪﺤﻠﻮﻥ ﺍﻟﻤﺴﺟﺪ ﻠﺟﻤﻌﺔ ﻟﻜﻥ ﻻﺗﺭﻴﺪ ﻷﺣﺪ ﻤﻧﻬﻡ ﺍﻟﺧﺷﻮﻉ. ﻜﻤﺎ ﻗﺎﻞ ﺍﷲ ﺗﻌﺎﻟﻰ: ﺍﻠﻡ ﻴﺋﻟﻦ ﻟﻠﺬﻴﻥ ﺁﻤﻧﻮﺍ ﺍﻦ ﺘﺧﺴﺢ ﻗﻟﻮﺑﻬﻡ ﻟﺬﻜﺮﺍﷲ. (سورة الحديد : 16)
Sebagaimana diucapkan oleh sahabat Hudzaifah bin Yaman. “Yang pertama kali hilang dari agama kalian adalah shalat. Berapa banyak orang mendirikan sholat namun tidak ada kebaikan di dalammnya. Begitu cepat mereka masuk mesjid untuk berjama’ah namun Engkau tidak melihat seorangpun diantara mereka yang khusyu’. Allah SWT telah berfirman tentang kusyu’ ini, “Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyu’ hati mereka mengingat Allah SWT dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka)?”. (QS. Al-Hadid:16)

ﻤﻌﻧﻰ ﺍﻟﺧﺷﻮﻉ ﻫﻭ: ﻤﻃﻤﺋﻧﺔ ﻮﺴﻜﻴﻧﺔ ﻭﻤﺧﺎﻓﺔ ﺍﻟﺤﺫ ﻭ ﻮﺍﻟﺗﻮﺿﻊ ﻭﺍﻟﺤﺎﺻﻞ: ﻴﺬﻭﻖ ﺍﻟﺧﻮﻒ ﺍﻟﻰ ﺍﷲ ﻭﻴﻨﺎﻆﺮﺍﻟﻰ ﺍﻤﺮﻩ ﻭﻴﻗﻭﻡ ﺍﻠﻗﻟﻮﺐ ﻋﻨﺩ ﺍﷲ ﺑﺎ ﻠﺨﺿﻭﻉ ﻭﺍﻟﺬﻠﻴﻞ ﺍﻟﺑﻴﺎﻦ ﺧﺷﻮﻉ ﻫﻭﺍﻟﺤﺐ ﻮﺍﻟﻤﻄﻴﻊ ﻴﺠﺮﺍﻟﺧﺿﻮﻉ ﺍﻠﻰﺍﻠﺤﻖ, ﻴﻌﻧﻰ ﻤﻗﺎﺑﻞ ﻮﻤﻄﻴﻊ ﻮﻫﺬﺓ ﻋﻼﻤﺔ ﺍﻟﺧﺷﻮﻉ.
Makna khusyu’, khusyu’ adalah ketentraman, ketenangan, perasaan takut, kesejahteraan dan tawadhu. Secara singkat adalah merasa takut kepada Allah SWT dan selalu memperhatikan segala yang diperintahkan-Nya. Juga berdiri hati dihadapan Allah SWT denga penuh ketundukkan dan perasaan hina. Yang jelas khusyu’ merupakan pengertian yang sejalan dengan pengagungan, cinta, kepatuhan, dan ketundukan.Khusyu’ mengharuskan sikap tunduk kepada kebenaran, yakni menerima dan tunduk patuh. Bahkan ini tanda dari kekhuysu’kan.

ﻭﺤﻗﻳﻗﺔ ﺍﻟﺨﺸﻮﻉ: ﻫﻲ ﺍﻟﺘﻰ ﺘﻄﻟﻊ ﻤﻥ ﻗﻟﺐ ﺧﺎﻟﺼﺔ ﻤﻣﻟﺅ ﻴﺎﻟﺣﺏ ﻮﺘﻌﻈﻴﻢ ﺇﻟﻰ ﺍﷲ ﺗﻌﻟﻰ ﻫﻲ ﺍﻟﺨﺸﻮﻉ. ﺍﻴﻤﺎﻦ ﺍﻟﺬﻰ ﻴﺒﻴﻦ ﺍﺒﻦ ﺍﻟﻗﻴﻢ ﻴﻗﻝ ﻔﻰ ﻤﺴﺋﻟﺔ ﺍﻟﺧﺷﻮﻉ. ﺍﻴﻤﺎﻥ ﻟﺧﺷﻮﻉ ﺍﻟﻗﻟﺏ ﺍﷲ ﺑﺎﻟﺗﻌﻄﻡ ﻭﺗﻜﺑﻴﺭ ﻭﺍﻟﺤﺿﻭﻉ ﻭﺍﻜﻭﻑ ﻭﺍﻟﺤﻴﺎﺀ ﻋﻧﻪ
Jadi khusyu’ yang sejati adalah kusyu yang timbul dari hati yang suci bersih, penuh cinta, dan pengagungan terhadap Allah SWT. Itulah khusyu’ keimanan yang dijelaskan oleh Al-Imam Ibnul Qoyyim tentangnya. Khusyu’ keimanan merupakan kekhusyu’an hati terhadap Allah SWT dengan mengagungkan, membesarkan, tunduk, takut,dan merasa malu terhadap-Nya.

ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻟﺨﺸﻮﻉ
ﺩﺭﺟﺔ ﺍﻟﺨﺸﻮﻉ. ﺍﻴﻤﺎﻦ ﻤﻄﻴﻊ ﻻﻤﺭﺍﷲ ﻴﺴﻴﺮﺡ ﻟﺤﻜﻢ ﻭﺗﻮﺿﻮﻉ ﻔﻰ ﻋﻄﻴﻡ ﺍﷲ ﻤﻄﻴﻊ ﻟﻼﻤﺮ, ﻫﻭﺍﻟﻤﻗﺑﻞ ﻮﺍﻟﻌﻤﻞ ﻭﻟﻤﻄﻴﻊ ﻠﻸﻤﺮﻩ.
Tingkat khusyu : Khusyu’ keimanan ini mempunyai beberapa derajat, yaitu; Tunduk kepada perintah, pasrah kepada hukum, dan merendah karena melihat kebesaran.

يجب أن تكون مملوكة من رأس المال للحصول على ﺍﻟﺨﺸﻮﻉ هو المعارف الله الحقيقية والعميقة مع موقف المحبه الحب ، الخوف والملك أمل.
Modal yang harus dimiliki untuk memperoleh khusyu’ adalah makrifat (pengetahuan) tentang Allah SWT yang benar dan mendalam yang melahirkan sikap mahabah(cinta), Khauf (takut) serta raja’(pengharapan).
KELAS/SEMESTER: B/l
JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG-2010